Laporan Bacaan 9
Nama : Deka Safitri
Nim : 11901265
Kelas : PAI 4/D
Mata
Kuliah : Magang 1
Dosen
Penganpu : Farninda Aditya, M.Pd,
Laporan Bacaan
Nama
Jurnal : Teknodik
Judul Jurnal : Strategi Pembelajaran dan Implikasinya Pada Peningkatang
Efektivitas Pembelajaran
Penulis : Bambang Warsita
Tahun
Terbit : 2009
1. Pengertian
Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses interaksi
antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lengkungan
belajar (UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Intinya
adalah usaha untuk membuat peserta didik
belajar. Dengan kata lain,
pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar.
Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan
belajar pada para peserta didiknya. Kegiatan belajar hanya bisa berhasil jika
peserta didik belajar secara aktif
mengalami sendiri proses belajar.
Dalam pengertian lain, pembelajaran
adalah usaha-usaha yang terencana dalam memanipulasi sumber-sumber belajar agar
terjadi proses belajar dalam diri peserta didik (Sadiman, dkk, 1986).
Pembelajaran (disebut juga sebagai kegiatan pembelajaran) adalah usaha
mengelola lingkungan dengan sengaja agar seseorang membentuk diri secara
positif dalam kondisi tertentu (Miarso, 2004). Dengan demikian, inti dari
pembelajaran adalah segala upaya yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi
proses belajar pada diri peserta didik.
Pembelajaran menurut Gagne & Briggs
adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik,
yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk
mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar peserta didik yang
bersifat internal (Gagne dan Briggs, 1979). Dengan demikian, pembelajaran
merupakan segala upaya untuk menciptakan kondisi dengan sengaja agar tujuan
pembelajaran dapat dipermudah (facilitated) pencapaiannya.
Ada
lima prinsip yang menjadi landasan pengertian pembelajaran yaitu sebagai
berikut:
a. Pembelajaran
sebagai usaha untuk memperoleh perubahan perilaku.
b. Hasil
pembelajaran ditandai dengan perubahan perilaku secara keseluruhan.
c. Pembelajaran
merupakan suatu proses.
d. Proses
pembelajaran terjadi karena adanya sesuatu yang mendorong dan adanya suatu
tujuan yang akan dicapai.
e. Pembelajaran
merupakan bentuk pengalaman.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan
bahwa dalam kegiatan pembelajaran perlu dipilih strategi yang tepat agar tujuan
dapat dicapai. Strategi pembelajaran adalah suatu cara atau metode yang
dilakukan oleh pendidik (guru) terhadap peserta didik dalam upaya terjadinya
perubahan pada aspek kognitif, afektif dan motorik secara berkesinambungan.
2. Pengertian
Strategi Pembelajaran
Strategi identik dengan teknik, siasat
atau kiat, namun apabila digabungkan dengan kata pembelajaran (strategi
pembelajaran) dapat dipahami sebagai suatu cara atau seperangkat cara atau
teknik yang dilakukan oleh seorang guru atau peserta didik dalam mengupayakan
terjadinya suatu perubahan tingkah laku atau sikap. Oleh karena itu, strategi
pembelajaran merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru
dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan
efisien (Kemp, 1995).
Berikut ini adalah aplikasi strategi
pembelajaran yang mencakup empat aspek, yaitu sebagai berikut:
a. Urutan
kegiatan pembelajaran, yang berisikan urutan kegiatan guru dalam menyampaikan
materi atau isi pelajaran kepada peserta didik.
b. Metode
pembelajaran, yaitu cara guru mengorganisasikan materi pelajaran dan peserta
didik agar terjadi proses belajar secara efektif dan efisien.
c. Media
pembelajaran, yaitu peralatan dan bahan pembelajaran yang digunakan guru dan
peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
d. Waktu
yang digunakan guru dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah dalam
kegiatan pembelajaran.
Dengan demikian, strategi pembelajaran
merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian materi
pelajaran dan peserta didik, peralatan dan bahan, serta waktu yang digunakan
dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah
ditentukan. Dengan kata lain, strategi pembelajaran dapat pula disebut sebagai
cara yang sistematis dalam mengkomunikasikan isi pelajaran kepada peserta didik
untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu (Suparman, 2004).
3. Komponen
Strategi Pembelajaran
Dalam menerapkan strategi pembelajaran,
ada beberapa komponen yang harus diperhatikan agar dalam kegiatan pembelajaran
dapat mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. Pendapat Dick and Carey
sebagaimana dikutip Suparman, menyebutkan 5 komponen umum strategi pembelajaran
yakni:
a. kegiatan
pembelajaran pendahuluan,
b. Penyampaian
informasi,
c. Partisipasi
peserta didik,
d. Tes,
e. Kegiatan
tindak lanjut
Selain metode pembelajaran, langkah
selanjutnya yang harus dilakukan ádalah menentukan alat atau media
pembelajaran. Media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau
informasi dari pengirim kepada penerima pesan. Media dapat berupa alat-alat
elektronik, gambar, buku, model dan sebagainya. Ada beberapa pengelompokan
media pembelajaran yang dilakukan, seperti pengelompokan kedalam:
a. Media
cetak dan non-cetak,
b. Media
elektronik dan non-elektronik,
c. Media
projected dan non-projected, dan
d. Media
tradisional dan modern.
Mengingat media yang dapat digunakan
dalam kegiatan pembelajaran itu beraneka ragam, maka guru harus melakukan
pemilihan berdasarkan pertimbangan tertentu, seperti:
a. Tujuan/
kompetensi yang harus dikuasai,
b. Tinggi
rendahnya kemampuan media dalam mencapai tujuan, atau dukungan terhadap isi
pelajaran,
c. Kemudahan
memperoleh media,
d. Keterampilan
guru dalam menggunakannya,
e. Ketersediaan
waktu menggunakannya, dan
f. Sesuai
dengan taraf berpikir peserta didik.
4. Kriteria
Pemilihan Strategi
Pembelajaran Pemilihan strategi
pembelajaran pada dasarnya membandingkan antara satu jenis strategi pembelajaran
dengan jenis strategi pembelajaran yang lain berdasarkan kriteria tertentu.
Kriteria, tolok ukur atau standar adalah sesuatu ukuran yang digunakan sebagai
patokan atau batas minimal untuk memilih sesuatu. Oleh karena itu, setiap
pemilihan strategi pembelajaran diperlukan kriteria sebagai acuan atau patokan.
Pemilihan strategi pembelajaran yang
efektif merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru. Oleh
karena itu, pemilihan strategi pembelajaran harus memperhatikan kriteria, yaitu:
a. Kesesuaian
strategi pembelajaran dengan tujuan atau kompetensi,
b. Kesesuaian
strategi pembelajaran dengan jenis pengetahuan,
c. Kesesuaian
strategi pembelajaran dengan sasaran,
d. Biaya,
e. Kemampuan
strategi pembelajaran,
f. Karakteristik
strategi pembelajaran yang bersangkutan,
g. Waktu,
5. Efektivitas
Pembelajaran
a. Pengertian
dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
Pembelajara efektif adalah suatu
pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk belajar keterampilan
spesifik, ilmu pengetahuan, dan sikap serta yang membuat peserta didik senang
(Dick & Reiser, 1989). Pembelajaran yang efektif memudahkan peserta didik
untuk belajar sesuatu yang bermanfaat, seperti: fakta, keterampilan, nilai,
konsep, cara hidup serasi dengan sesama, atau sesuatu hasil belajar yang diinginkan.
Dengan demikian, pembelajaran yang
efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk dapat
belajar dengan mudah, menyenangkan, dan dapat tercapai tujuan pembelajaran
sesuai degan harapan (Sutikno, 2007).
b. Ciri-ciri
Pembelajaran yang Efektif
Ada
beberapa ciri pembelajaran yang efektif, yaitu:
1) Peserta
didik menjadi pengkaji yang aktif terhadap lingkungannya melalui mengobservasi,
membandingkan, menemukan kesamaan-kesamaan dan perbedaan-perbedaan serta
membentuk konsep dan generalisasi berdasarkan kesamaan-kesamaan yang ditemukan,
2) Guru
menyediakan materi sebagai fokus berpikir dan berinteraksi dalam pelajaran,
3) Aktivitas-aktivitas
peserta didik sepenuhnya didasarkan pada pengkajian,
4) Guru
secara aktif terlibat dalam pemberian arahan dan tuntunan kepada peserta didik
dalam menganalisis informasi,
5) Orientasi
pembelajaran penguasaan isi pelajaran dan pengembangan keterampilan berpikir,
serta
6) Guru
menggunakan teknik mengajar yang bervariasi sesuai dengan tujuan dan gaya
mengajar guru.
Komentar
Posting Komentar